Gemurung - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Dr. Soetomo (UNITOMO) menggelar sosialisasi dan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Desa Gemurung, Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 15 Februari 2025, pukul 19.30 WIB ini bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo dan Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Sidoarjo.
Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari DAMKAR, yaitu Bapak Pandu, yang memberikan edukasi terkait teknik dasar pemadaman api. Dalam pemaparannya, Bapak Pandu menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa pemadaman api pada tahap awal sangat krusial untuk mencegah penyebaran yang lebih luas.
Peserta diberikan pemahaman tentang cara memadamkan api menggunakan metode sederhana seperti handuk basah hingga teknik penggunaan APAR yang benar dan efektif. Dalam sesi praktik, peserta mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung cara penggunaan APAR serta bagaimana mengaplikasikan metode pemadaman api dengan alat seadanya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan warga dalam menghadapi situasi darurat sebelum bantuan dari tim pemadam kebakaran tiba.
Acara ini dihadiri oleh peserta KKN UNITOMO, Pemerintah Desa Gemurung, perwakilan RT/RW se-Desa Gemurung, serta berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang ada di desa tersebut. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya kepedulian terhadap kesiapsiagaan bencana, khususnya kebakaran. Beberapa warga yang hadir juga mengajukan pertanyaan terkait cara pencegahan kebakaran di rumah tangga, seperti pemeliharaan instalasi listrik dan cara menangani kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat sesi praktik langsung dalam menangani kebakaran kecil. Salah satu peserta, Bapak Nasikin, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang belum pernah mendapatkan edukasi mengenai cara pemadaman api sebelumnya. "Saya baru tahu bahwa handuk basah bisa digunakan untuk memadamkan api kecil. Pelatihan seperti ini seharusnya sering dilakukan agar masyarakat lebih siap menghadapi kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran, terutama di lingkungan perumahan. Dengan adanya edukasi ini, diharapkan warga Desa Gemurung dapat lebih sigap dan memahami langkah-langkah awal dalam penanganan kebakaran sebelum bantuan dari pihak berwenang tiba. Selain itu, pemerintah desa juga diharapkan dapat menyediakan lebih banyak APAR di berbagai titik strategis guna mengantisipasi kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa KKN UNITOMO dan instansi terkait, kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dalam bidang keselamatan dan mitigasi bencana. Ke depan, diharapkan lebih banyak program serupa yang melibatkan masyarakat secara langsung agar mereka lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi.